Filter Produk
Cari Kata
Rentang Harga
Shorting
Berdasarkan Kategori
Label

Cara Merawat Anabul Demam

Memiliki hewan peliharaan yang sedang tidak sehat tentu membuat kita sebagai pet parents merasa khawatir. Namun, anabul yang mengalami demam tidak selalu bisa berdampak buruk untuk dirinya sendiri. Demam merupakan respons kekebalan tubuh yang normal sehingga tubuh si anabul bisa lebih cepat sembuh dari serangan penyakit dengan cara mematikan bakteri yang sensitif terhadap panas pada saat demam terjadi.

Panas yang terjadi saat kucing demam juga bisa meningkatkan aliran darah menuju jaringan yang mengalami luka sehingga bisa diperbaiki. Namun, untuk beberapa kasus demam bisa juga menjadi tanda yang berbahaya sehingga harus segera diatasi dengan baik. Jika pet parents kebetulan mendapati si anabul sedang demam, ada beberapa cara mengobatinya yang bisa pet parents lakukan agar bisa diturunkan lebih cepat.

1. Dinginkan Tubuh Kucing

Panas tubuh kucing pada saat demam bisa diturunkan lewat kelenjar keringat yang ada pada cakar dan juga lewat pernapasan. Untuk itu, pet parents bisa membantunya menurunkan suhu tubuh tersebut. Pet parents dapat menempatkan kucing pada ruang yang gelap dan sejuk. Sebaiknya ruangan tersebut memiliki lantai yang terbuat dari keramik atau batu dan biarkan kucing berbaring di lantai untuk memindahkan panas tubuh ke lantai. Selain itu, pet parents juga bisa menempelkan kompres es pada cakar atau pada tubuh kucing. Caranya adalah dengan membasahi bulu kucing dengan air jika memang si anabul tidak menolak. Selain itu, pey parents juga bisa menggunakan kain basah untuk membasuh tubuh anabul.

2. Berikan Banyak Air Putih

Demam pada anabul umumnya juga bisa terjadi karena dehidrasi sehingga memberikan air segar harus selalu dilakukan pada kucing yang sedang demam untuk menjauhkannya dari kekeringan dan dehidrasi. Namun, jika anabul masih belum mau minum, maka bisa menggunakan alat suntik tanpa jarum atau feeding kit untuk memberikan air minum langsung pada mulut si anabul.

3. Berikan Makanan Cukup

Jika anabul masih belum mau makan, baik makanan lunak atau keras, maka pet parents juga bisa menggunakan alat suntik untuk memberikan susu pengganti makanan kucing. Susu ini memang dirancang khusus untuk diberikan pada hewan peliharaan yang sedang sakit.

4. Vitamun dan Obat Penurun Panas

Selanjutnya, jangan lupa untuk senantiasa memberikan vitamin bagi anabul untuk menjaga imun tubuhnya. Selain itu, saat sakit, pet parents juga bisa memberi obat penurun panas khusus bagi anabul baik anjing maupun kucing. Namun jika pet parents merasa keadaannya terlalu mengkhawatirkan, pet parents bisa membawanya ke dokter hewan terdekat.

Semoga bermanfaat dan sehat selalu ya, Pet Parents!